Archive

Archive for the ‘Vokal’ Category

South Jakarta Community Choir FAQs

August 24th, 2010

South Jakarta Community Choir – Frequently Asked Questions

Q. Do I have to audition for the choir?

A. No. It is open to all keen singers of all abilities. Just turn up, no need to audit!

Q. Who is the choir open to?

A. The choir is open to all: expatriates and Indonesians. It is a community choir so we like the cosmopolitan feel of a truly mixed choir. The choir is secular; we are not ‘religious’ in any way or form. The key thing is to have fun and enjoy singing as a group.

Q. What sort of music does the choir sing?

A. We sing music from all genres: world music, popular music, golden oldies, show tunes and the odd surprise!

Q. Do I have to be able to read music?

A. No. It is certainly helpful, but quite often our musical director provides us with a CD recording of a song we may be rehearsing. Some of our choristers are musically literate and can also assist.

Q. What if I don’t know what part to sing?

A. Our awesome musical director will assist you in finding the ‘best fit’ for your voice. Quite often our choristers switch from one voice part to another.

Q. When does the choir year begin and end?

A. The choir year begins in August and ends in June for 2010-11. From year to year this may change.

Q. How often do you have concerts?

A. We try to have at least two concerts a year. One in Nov/Dec and one in May/June.

Q. I am not interested in singing, but would like to know about concert dates, or to help organise a concert. Who do I contact?

A. The choir is currently forming a Friends of the SJCC. To join our mailing list for concert dates or to help organise future concerts, please contact Dave O’Brien, Recruitment and Communications – sthjktcomchoir@gmail.com

Categories: Vokal

Join South Jakarta Choir New Season!

July 28th, 2010

Do you like singing, particularly in a group?

Our community choir, South Jakarta Community Choir, formerly known as Pattimura Community Choir, will be starting the new season next week! South Jakarta Community Choir is a choir with members from different nationalities.

There’s a monthly subscription fee to pay for our rehearsal space, music sheets, pianist and choir director. If you’re interested and would like to know more about us, please send your email to sthjktcomchoir@gmail.com.

Below is an email from one of our organizers, Jana Hertz.

——

Dear South Jakarta Community Choir members, 

We hope you have enjoyed a short break after our fabulous concert at the  NZ school. Are you ready to get the groove on? It’s time for a new season of the South Jakarta Community Choir! Please join Indra, Fero, and the gang on Monday, August 2, 2010 to have fun singing and start learning some new songs!  
Indra is preparing a fun and exciting new repertoire. Remember to come to the new location, the New Zealand International School Drama Studio at no80 (the same venue as our concert) at 7:00 pm. Many thanks again to Dave and the NZ school for being our hosts. Please encourage your friends to join us– this is a perfect time to start.

Please forward this email to anyone that may have been left off of this list. See you on Monday! 

Jana Hertz
South Jakarta Community Choir

Hope we’ll see you this season!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Categories: Info Musik, Vokal

Perjuangan Sang Penyanyi Solo

July 3rd, 2010

Setiap vokalis memiliki pandangan ideal akan bagaimana menjalankan karir musiknya. Dari semua pilihan karir seorang vokalis, baik itu menjadi pelatih vokal, vocal director, vokalis band, yang paling diminati adalah menjadi penyanyi solo (recording solo artist). Jalan untuk menjadi penyanyi solo tidak mudah, bahkan ketika kemampuan vokal seseorang sangat memumpuni, tidak menjamin ia bisa menjalankan karir sebagai penyanyi solo yang sukses. Berbeda dengan vokalis band yang segala sesuatunya dikerjakan secara bersama-sama dan mengandalkan teamwork.

Kasus #1: Joni si penyanyi.
Sebut saja Joni, seorang penyanyi yang sudah lama berkarir sebagai vokalis di band kafe. Ia bercita-cita menjadi penyanyi solo yang sukses. Vokal Joni cukup kuat, tetapi Joni tidak memiliki kemampuan menulis lagu, dan tidak bisa bermain instrumen untuk mengiringi diri sendiri. Harapan Joni menjadi penyanyi solo hanya satu, yaitu agar “ditemukan” oleh seorang produser, atau seorang A&R (artist & repertoire) perusahaan rekaman besar (mencakup manajemen artis) yang punya modal dan akan mengorbitkan dirinya. Konsekuensinya, Joni harus mau menjadi “produk” yang nasib musiknya disetir oleh si pengorbit. Ia akan “didandani” lalu musiknya diarahkan sedemikian rupa sesuai kebutuhan perusahaan. Read more…

Categories: Tulisan, Vokal

Cool Lesson From Bobby McFerrin

June 9th, 2010

Categories: Jazz, Vokal

Suara Serak / Suara Habis

May 10th, 2010

Permasalahan yang ditakuti oleh kebanyakan vokalis adalah suara serak atau habis tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini, antara lain adalah terjadinya iritasi, infeksi seperti flu, alergi, teknik yang salah, dan yang paling umum ditemui penyanyi, nodule atau benjolan pada pita suara. Jika anda mengalaminya dalam jangka waktu yang lama dan tidak kunjung sembuh, sangat disarankan untuk periksa kepada dokter spesialis THT (Telinga Hidung dan Tenggorok).

Saat pita suara mendapat tekanan yang cukup lama tanpa pelenturan atau pemanasan sebelumnya, maka pita suara kita akan lelah, iritasi dan mengalami pembengkakan. Jika hal ini terjadi, maka pita suara tidak dapat menutup sempurna dan tidak dapat bergetar seperti semestinya. Hal ini yang menyebabkan suara yang dihasilkan tidak sempurna atau serak.

Memaksakan diri untuk menyanyi dalam kondisi suara serak hanya akan membuat keadaannya semakin parah. Mungkin saat anda menyanyi tidak terasa apa-apa dan suara anda bisa keluar seperti biasanya, tetapi secara tidak sadar, saat menyanyi tersebut kita memberi tekanan lebih banyak pada pita suara kita untuk bisa menghasilkan suara, dan hasilnya setelah anda turun panggung, suara anda kemungkinan besar sudah habis sepenuhnya dikarenakan pita suara anda semakin bengkak. Read more…

Categories: Vokal, kesehatan

Broken

April 14th, 2010

“Uh-oh, my vocal instrument is broken. Need to get a new one at the local music store.” < This, my friend, is fiction. Take care of ur vox. – Indra Aziz

Categories: Vokal, tweets