<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indra Aziz &#187; Teori Musik</title>
	<atom:link href="http://indraaziz.net/category/teori-musik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indraaziz.net</link>
	<description>vocalist, saxophonist, educator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 01:03:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Chord Chart Gitar</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/chord-chart-gitar/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/chord-chart-gitar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[gitar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=913</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini chord chart gitar untuk kord mayor, minor, dominant, dan half-diminished.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini chord chart gitar untuk kord mayor, minor, dominant, dan half-diminished.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-major.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-914" title="chart-major" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-major.jpg" alt="" width="596" height="725" /></a><span id="more-913"></span></p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-minor.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-915" title="chart-minor" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-minor.jpg" alt="" width="567" height="626" /></a></p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-dominant.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-916" title="chart-dominant" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-dominant.jpg" alt="" width="594" height="1296" /></a></p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-halfdim.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-917" title="chart-halfdim" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/chart-halfdim.jpg" alt="" width="440" height="531" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/chord-chart-gitar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Cara Membaca Chord Chart Gitar</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/bagaimana-cara-membaca-chord-chart-gitar-2/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/bagaimana-cara-membaca-chord-chart-gitar-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:14:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[gitar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=911</guid>
		<description><![CDATA[Artikel berikut ini diambil dari situs www.guitarchordsmagic.com dan digunakan dengan izin. Topik yang akan dipelajari dalam tutorial ini: -    guitar chord chart dan bagaimana membacanya -    fingering chord Jika anda ingin mempelajari bagaimana memainkan berbagai kord pada gitar, hal pertama yang bias anda lakukan adalah belajar bagaimana membaca chord chart gitar. Sebuah guitar chord chart [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel berikut ini diambil dari situs <a href="http://www.guitarchordsmagic.com/guitar-chord-charts/how-to-read-guitar-chord-charts.html" target="_blank">www.guitarchordsmagic.com</a> dan digunakan dengan izin.</p>
<p>Topik yang akan dipelajari dalam tutorial ini:</p>
<p>-    guitar chord chart dan bagaimana membacanya<br />
-    fingering chord</p>
<p>Jika anda ingin mempelajari bagaimana memainkan berbagai kord pada gitar, hal pertama yang bias anda lakukan adalah belajar bagaimana membaca chord chart gitar.</p>
<p>Sebuah guitar chord chart adalah sekumpulan diagram chord. Diagram chord adalah sebuah representasi visual dari sebuah kord gitar.</p>
<p>Berikut contohnya:</p>
<p><img src="http://www.guitarchordsmagic.com/images/guitar-chord-charts/guitar-chord-chart-C.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>Berikut ini penjelasannya</p>
<p><img src="http://www.guitarchordsmagic.com/images/guitar-chord-charts/chord-chart-explanation.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>Anda dapat melihat enam garis lurus vertical dan enam garis horizontal.</p>
<p>Garis vertical menunjukkan senar gitar. Garis paling kiri adalah senar paling tebal, senam 6 yaitu E rendah. Sedangkan yang paling kanan adalah senar yang paling tipis yaitu senar 1, E tinggi. Garis-garis di antaranya adalah A, D, G, dan B.</p>
<p>Garis horizontal dari bawah ke atas adalah fret gitar. Garis teratas adalah ujung neck, garis di bawahnya adalah fret 1, berikutnya 2, dst.</p>
<p>Titik-titik hitam pada diagram chord adalah penjarian.</p>
<p>Titik hitam artinya anda menaruh jari anda di situ (di antara dua fret) dan menekan senarnya. Chord chart di sini tidak menunjukkan jari yang mana untuk menekan senar yang mana, tetapi seringkali sudah cukup jelas menggunakan jari yang mana.<span id="more-911"></span></p>
<p>Titik yang polos menandakan open string. Dalam contoh di atas titik polos di atas senar G dan E berarti senar tersebut harus dibunyikan dalam keadaan terbuka (tidak ada jari yang menekan).</p>
<p>Senar yang tidak memiliki titik hitam atau putih TIDAK dibunyikan.<br />
Huruf C yang berada di atas guitar chord chart menandakan nama akordnya. Dalam contoh ini kordnya adalah C.<br />
Mari melihat contoh di atas lagi:</p>
<p><img src="http://www.guitarchordsmagic.com/images/guitar-chord-charts/guitar-chord-chart-C.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>-    senar E rendah tidak ada titik, berarti dia tidak dibunyikan<br />
-    senar A memiliki titik di atas fret ketiga, maka kita tekan di fret ketiga tsb. (tentu di antara fret, dan bukan di atas fretnya)<br />
-    senar D ditekan di fret 2<br />
-    senar G open<br />
-    senar B ditekan di fret 1<br />
-    senar E tinggi open.<br />
Informasi lebih lanjut tentang kord dapat dilihat di the guitar chord theory tutorial. Ada satu hal lagi yang patut diperhatikan untuk membaca guitar chord chart. Perhatikan contoh berikut ini:</p>
<p><img src="http://www.guitarchordsmagic.com/images/guitar-chord-charts/guitar-chord-chart-bar-Dm.gif" border="0" alt="" /></p>
<p>Anda melihat angka 5 di samping gambar. Itu artinya fret pertama untuk kord tersebut adalah fret ke-5 di neck gitar.<br />
Jadi dalam contoh ini, kita memainkan:<br />
-    tidak ada senar E rendah<br />
-    senar A pada fret ke 5<br />
-    senar D pada fret 7<br />
-    senar G pada fret 7<br />
-    senar B pada fret 6<br />
-    dan senar E tinggi pada fret 5<br />
ini adalah contoh dari guitar bar chord.</p>
<p>satu hal yang penting lagi adalah chord fingering atau penjarian pada kord. Seperti sudah disebutkan di atas, bahwa seringkali penjarian pada chord chart sudah cukup jelas, namun adakalanya tidak.</p>
<p>Jari-jari kita dalam teknik gitar dikenal sebagai berikut:</p>
<p><img src="http://www.guitarchordsmagic.com/images/guitar-chord-charts/guitar-chord-fingering.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p>Artikel berikut ini diambil dari situs <a href="http://www.guitarchordsmagic.com/guitar-chord-charts/how-to-read-guitar-chord-charts.html" target="_blank">www.guitarchordsmagic.com</a> dan digunakan dengan izin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/bagaimana-cara-membaca-chord-chart-gitar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Accidental &#8211; Kres, Mol, Pugar</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/accidental-kres-mol-pugar/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/accidental-kres-mol-pugar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:11:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=902</guid>
		<description><![CDATA[Accidentals adalah tanda untuk menaikkan atau menurunkan nada sebanyak setengah langkah. Misalnya, nada A, dinaikkan setengah langkah jadi A#, jika nada A diturunkan setengah jadi Ab. Secara gampangnya, not yang # (sharp) atau b (flat), adalah not warna hitam pada tuts piano. Not C misalnya, di piano tutsnya putih, ketika dinaikkan setengah langkah menjadi C#, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Accidentals adalah tanda untuk menaikkan atau menurunkan nada sebanyak setengah langkah. Misalnya, nada A, dinaikkan setengah langkah jadi A#, jika nada A diturunkan setengah jadi Ab. Secara gampangnya, not yang # (sharp) atau b (flat), adalah not warna hitam pada tuts piano. Not C misalnya, di piano tutsnya putih, ketika dinaikkan setengah langkah menjadi C#, tuts yang ditekan adalah tuts hitam pas di sebelah kanan not C, bukan lagi tuts putih C tsb. Berikut gambar dari accidentals.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/accidentals.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-903" title="accidentals" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/accidentals.jpg" alt="" width="309" height="265" /></a></p>
<p>Untuk berlatih, isilah soal berikut ini. Supaya lebih mantap, coba tekan not-not berikut di tuts piano atau keyboard.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/latian-accidentals.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-904" title="latian-accidentals" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/latian-accidentals.jpg" alt="" width="469" height="158" /></a></p>
<p>Jika tanda accidentals berada pada awal notasi, maka tanda accidentals tersebut berlaku sampai seterusnya kecuali ada tanda pugar atau tanda ganti kunci.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/accidental-awal.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-906" title="accidental-awal" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/accidental-awal.jpg" alt="" width="558" height="145" /></a></p>
<p>Jika tanda accidentals tersebut berada bukan di depan notasi, maka tanda tersebut hanya berlaku selama satu birama. Hal ini berlaku untuk tanda sharp (kres), flat (mol) dan natural (pugar). Perhatikan gambar ini.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/accidentals-satubar.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-907" title="accidentals-satubar" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/accidentals-satubar.jpg" alt="" width="557" height="145" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/accidental-kres-mol-pugar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Circle Of 5th</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/circle-of-5th/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/circle-of-5th/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:08:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Circle of 5th adalah seperti diagram ajaib dalam teori musik. Diagram ini dibentuk dari susunan not berjarak perfect 5th ke arah jarum jam, dan susunan perfect 4th ke arah berlawanan jarum jam. Sehingga urutannya cocok untuk berlatih alat musik, contohnya berlatih scale, chord, dll, mulai dari C, lalu F, Bb, dst. Diagram ini menunjukkan berapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Circle of 5th adalah seperti diagram ajaib dalam teori musik. Diagram ini dibentuk dari susunan not berjarak perfect 5th ke arah jarum jam, dan susunan perfect 4th ke arah berlawanan jarum jam. Sehingga urutannya cocok untuk berlatih alat musik, contohnya berlatih scale, chord, dll, mulai dari C, lalu F, Bb, dst.</p>
<p>Diagram ini menunjukkan berapa jumlah accidentals dalam harmoni kunci tersebut, misalnya lihat pada diagram, not C, diatasnya ada garis staff dengan kunci G, tidak terdapat accidentals atau polos, karena harmoni C Major tidak terdapat accidentals. Sedangkan not A, terdapat 3 sharp (kres) dan Db terdapat 5 flat (mol.)</p>
<p>Selain itu circle of fifth juga menunjukkan interval tritone, lihat misalnya not C, not yang beralawanan dari C adalah F# yang berjarak tritone, Juga Bb berlawanan dengan E yang berjarak tritone.</p>
<p><strong>Circle Of 5th</strong></p>
<p><img src="http://www.warungmusik.net/images/stories/pelajaran/circle5th.jpg" border="0" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/circle-of-5th/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ionian Mode Dan Seventh Chord</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/ionian-mode-dan-seventh-chord/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/ionian-mode-dan-seventh-chord/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Dari sebuah mode dapat dibangun sebuah kord major 7th, dengan membunyikan not-not yang longkap seperti pada gambar. Not-not tersebut adalah root, 3rd, 5th, dan 7th. Not-not tadi disebut dengan istilah chord tones, karena not-not itulah yang mendefinisikan quality dan warna dari kord tsb. apakah major, minor, atau dominant. Pada gambar terdapat ionian mode dari tangga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari sebuah mode dapat dibangun sebuah kord major 7th, dengan membunyikan not-not yang longkap seperti pada gambar. Not-not tersebut adalah root, 3rd, 5th, dan 7th. Not-not tadi disebut dengan istilah chord tones, karena not-not itulah yang mendefinisikan quality dan warna dari kord tsb. apakah major, minor, atau dominant.</p>
<p>Pada gambar terdapat ionian mode dari tangga nada C, chord tones diberi kotak, dan mereka membentuk 7th chord. Not yang diberi kotak adalah not pertama, ketiga, kelima, dan ketujuh. Mereka merupakan posisi root, third, fifth, dan seventh.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/ionian.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-898" title="ionian" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/ionian.jpg" alt="" width="434" height="121" /></a></p>
<p>Kord C major 7th biasanya juga ditulis C ∆7 menggunakan simbol segitiga untuk tanda major. Dinamakan major 7th karena interval yang membentuknya. Kord major 7th memiliki interval major 3rd, perfect 5th, dan major 7th. Perhatikan angka romawi di bawah kord sebelah kanan, ada angka I. Maksudnya adalah kord yang terbentuk dari mode pertama berarti kord I (dalam hal ini kord C major 7 dalam tangga nada C.)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/ionian-mode-dan-seventh-chord/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modes Dalam Major Scale</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/modes-dalam-major-scale-2/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/modes-dalam-major-scale-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=894</guid>
		<description><![CDATA[Gambar di bawah ini menunjukkan C major scale, dengan semua modes-nya. Masing-masing modes ini memiliki kualitas atau warna yang berbeda-beda. C major scale memiliki tujuh not yang berbeda, dan dari setiap not tersebut dapat dimulai scale baru lagi &#8211; mulai dari C, mulai dari D, seterusnya sampai B. Setiap modes ini memiliki nama yang berasal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gambar di bawah ini menunjukkan C major scale, dengan semua modes-nya. Masing-masing modes ini memiliki kualitas atau warna yang berbeda-beda. C major scale memiliki tujuh not yang berbeda, dan dari setiap not tersebut dapat dimulai scale baru lagi &#8211; mulai dari C, mulai dari D, seterusnya sampai B. Setiap modes ini memiliki nama yang berasal dari Yunani. Angka romawi di setiap mode berhubungan dengan setiap nama modes tersebut &#8211; I adalah Ionian, II adalah Dorian, III Phrygian, dst. <strong>Hal ini sama dalam setiap major scale. </strong></p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/scalemodes.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-895" title="scalemodes" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/scalemodes.jpg" alt="" width="387" height="695" /></a></p>
<p>Masing-masing modes memiliki kord berikut:</p>
<p>C Ionian &#8211; CMaj</p>
<p>D Dorian &#8211; Dmin7</p>
<p>E Phrygian &#8211; Emin7</p>
<p>F Lydian &#8211; FMaj7#4</p>
<p>G Mixolydian &#8211; G7</p>
<p>A Aeolian &#8211; Amin7</p>
<p>B Locrian &#8211; Bmin7-5</p>
<p>Nama-nama modes di atas lazim digunakan dalam sehari-hari, misalnya seorang musisi jazz akan bertanya &#8220;kordnya apa?&#8221; yang lainnya menjawab &#8220;F Lydian.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/modes-dalam-major-scale-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangga Nada Mayor / Major Scale</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/tangga-nada-mayor-major-scale/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/tangga-nada-mayor-major-scale/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=889</guid>
		<description><![CDATA[Kita mengenal tangga nada do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Itu merupakan tangga nada mayor atau istilah internasionalnya major scale. Mari kita lihat dulu tangga nada C mayor, karena paling mudah dimengerti dengan tuts piano putih semua. ini gambarnya. Kita bisa melihat tidak ada tuts hitam yang ditekan. Lalu perhatikan di bagian bawah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita mengenal tangga nada do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Itu merupakan tangga nada mayor atau istilah internasionalnya major scale. Mari kita lihat dulu tangga nada C mayor, karena paling mudah dimengerti dengan tuts piano putih semua. ini gambarnya.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/tgnada-cmaj.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-890" title="tgnada-cmaj" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/tgnada-cmaj.jpg" alt="" width="501" height="364" /></a></p>
<p>Kita bisa melihat tidak ada tuts hitam yang ditekan. Lalu perhatikan di bagian bawah ada 1 dan 1/2, itu adalah jarak langkah antar not, misalnya jarak C ke D adalah 1 langkah, dan jarak E ke F adalah 1/2 langkah.</p>
<p>Rumus 1-1-1/2-1-1-1-1/2 adalah rumus pasti tangga nada mayor. Sehingga untuk membuat tangga nada D Mayor, kita juga menggunakan rumus jarak terseut, berikut contohnya.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/tgnada-dmaj.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-891" title="tgnada-dmaj" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/tgnada-dmaj.jpg" alt="" width="493" height="211" /></a></p>
<p>Nah kali ini tangga nada mayor ada nada yang menggunakan<a href="http://indraaziz.net/2010/01/accidental-kres-mol-pugar/"> accidentals</a>, itu dikarenakan untuk mengikuti rumus 1-1-1/2-1-1-1-1/2, mau tidak mau ada nada yang dirubah. Perhatikan, jarak nada E dan F adalah 1/2, jadi supaya jaraknya menjadi 1 langkah F harus dinaikkan setengah, jadi F#. Begitu pula dengan jarak B ke C adalah 1/2, sehingga pada tangga nada D ini untuk mengikuti rumus, C harus dinaikkan setengah menjadi C#.</p>
<p>Berikut contoh tangga nada lainnya, yaitu F Mayor.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/tgnada-fmaj.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-892" title="tgnada-fmaj" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/tgnada-fmaj.jpg" alt="" width="493" height="211" /></a></p>
<p>Cobalah memainkan masing-masing tangga nada pada instrumen anda.</p>
<p>Untuk melihat berapa jumlah accidental pada tangga nada A, F#, dan lainnya, lihatlah <a href="http://www.warungmusik.net/ruang-kelas/27-harmoni-dasar/79-circle-of-5th">circle of fifth</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/tangga-nada-mayor-major-scale/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inversi Triad</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/inversi-triad/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/inversi-triad/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=886</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang sudah kita pelajari pada pelajaran interval, kord triad juga bisa diinversikan. Untuk kord triad, dengan 3 nada di dalamnya, kemungkinan untuk inversi adalah sebagai berikut: Root position, dengan root di paling bawah First inversion, dengan 3rd di bawah Second inversion, dengan 5th di bawah Berikut notasinya. Salah satu kegunaan inversi untuk pemain piano [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang sudah kita pelajari pada pelajaran interval, kord triad juga bisa diinversikan. Untuk kord triad, dengan 3 nada di dalamnya, kemungkinan untuk inversi adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Root position, dengan root di paling bawah</li>
<li>First inversion, dengan 3rd di bawah</li>
<li>Second inversion, dengan 5th di bawah</li>
</ul>
<p>Berikut notasinya.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/inversitriad.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-887" title="inversitriad" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/inversitriad.jpg" alt="" width="607" height="224" /></a></p>
<p>Salah satu kegunaan inversi untuk pemain piano adalah untuk memudahkan penjarian saat bermain kord. Selain itu, inversi yang berbda akan menghasilkan kualitas suara yang berbeda, buktikan sendiri dengan memainkan di piano.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/inversi-triad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Triad Chord / Akord Trinada</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/triad-chord-akord-trinada/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/triad-chord-akord-trinada/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:03:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=882</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang saatnya kita masuk ke kord. Anda bisa memainkan interval tidak hanya secara individu, melainkan juga secara dikombinasikan. Contohnya dengan menumpuk dua interval 3rd, kita akan membentuk kord trinada atau bahasa internasionalnya triad chord. Ada 4 macam kombinasi yang bisa kita buat, yang membentuk 4 kord triad yang berbeda. Keempat kombinasi tersebut adalah: Interval major [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang saatnya kita masuk ke kord. Anda bisa memainkan interval tidak hanya secara individu, melainkan juga secara dikombinasikan. Contohnya dengan menumpuk dua interval 3rd, kita akan membentuk kord trinada atau bahasa internasionalnya triad chord. Ada 4 macam kombinasi yang bisa kita buat, yang membentuk 4 kord triad yang berbeda. Keempat kombinasi tersebut adalah:</p>
<ul>
<li>Interval major 3rd dengan minor 3rd di atasnya akan membentuk major triad</li>
<li>Interval minor 3rd dengan major 3rd di atasnya akan membentuk minor triad</li>
<li>Interval minor 3rd dengan minor 3rd di atasnya akan membentuk diminished triad</li>
<li>Interval major 3rd dengan major 3rd di atasnya akan membentuk augmented triad</li>
</ul>
<p>Berikut ini notasinya.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/triad.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-883" title="triad" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/triad.jpg" alt="" width="688" height="182" /></a></p>
<p>Perhatikan interval yang membentuk masing-masing triad. Coba lihat contoh lainnya di bawah ini, dapatkah anda menyebutkan 3 kord triad yang ada selain E augmented?</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/contohlain-triad.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-884" title="contohlain-triad" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/contohlain-triad.jpg" alt="" width="585" height="130" /></a></p>
<p>Cobalah bunyikan kord triad di piano atau keyboard.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/triad-chord-akord-trinada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inversi Interval</title>
		<link>http://indraaziz.net/2010/01/inversi-interval/</link>
		<comments>http://indraaziz.net/2010/01/inversi-interval/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 19:02:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teori Musik]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indraaziz.net/?p=879</guid>
		<description><![CDATA[Skill yang penting dimiliki seorang musisi adalah untuk bisa dengan cepat mentransposisi (transpose) atau memindahkan suatu melodi dan harmoni dari satu kunci ke kunci lainnya misalnya memainkan lagu di kunci C lalu memindahkannya ke kunci F dengan cepat. Hal ini dapat diraih dengan terbiasa melatih inversi interval. Misalnya pindah dari kunci C ke A (major [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Skill yang penting dimiliki seorang musisi adalah untuk bisa dengan cepat mentransposisi (transpose) atau memindahkan suatu melodi dan harmoni dari satu kunci ke kunci lainnya misalnya memainkan lagu di kunci C lalu memindahkannya ke kunci F dengan cepat. Hal ini dapat diraih dengan terbiasa melatih inversi interval. Misalnya pindah dari kunci C ke A (major 6th,) daripada berpikir jauh lebih mudah berpikir perpindahan itu sebagai minor 6th.</p>
<p>Inversi adalah membalik, jadi inversi<a href="http://www.warungmusik.net/ruang-kelas/27-harmoni-dasar/84-interval"> interval</a> adalah membalik interval. Ketika menginversi interval, kita ambil not yang bawah, dan memindahkannya ke atas, begitu juga sebaliknya. Dalam inversi interval inilah yang akan terjadi:</p>
<ul>
<li>major menjadi minor</li>
<li>minor menjadi major</li>
<li>perfect tetap perfect</li>
<li>tritone tetap tritone</li>
</ul>
<p>Selain itu untuk cara menghitung inversi interval dengan praktis, dapat menggunakan rumus interval mula + interval akhir = 9 seperti yang bisa anda lihat dalam gambar berikut ini.</p>
<p><a href="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/inversi-interval.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-880" title="inversi-interval" src="http://indraaziz.net/wp-content/uploads/2010/01/inversi-interval.jpg" alt="" width="412" height="516" /></a></p>
<p>Sekali ini, bunyikanlah interval-interval ini di piano atau instrument lain untuk menginternalisasikan ke dalam diri anda. Selain itu latihlah dengan contoh interval lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indraaziz.net/2010/01/inversi-interval/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

