Archive

Archive for January, 2010

Private Vocal Coaching

January 20th, 2010 1 comment

After spending years dedicating myself to teaching voice in big institutions like UPH and IMI, I finally decided it’s time to open my own joint. I’ve also found a really good place to do that, a really nice studio in south Jakarta that has an artsy feel to it. We call it the PonPin Studio. More details later as we are still working on the system and other stuff. But info coming soon, so stay tuned! :-) )

Categories: Updates

Apa Itu Jazz?

January 18th, 2010 6 comments

Pertanyaan yang sederhana bukan? namun jawabannya ternyata tidaklah sesederhana yang anda bayangkan. Menurut Wynton Marsalis jazz adalah musik yang swinging. Menurut Pat Metheny jazz bukanlah musik Kenny G. Sedangkan di sekolah dulu kita diajarkan bahwa musik jazz adalah musik yang berciri khas improvisasi dan sinkopasi. Semua jawaban di atas tentu saja benar. Anda bisa bertanya kepada 100 orang apa itu jazz dan anda mungkin akan mendapat 100 jawaban yang berbeda.

Jazz sebagai musik yang berkembang di Amerika memiliki nilai sejarah yang intens. Sejak awal berkembangnya di New Orleans, hingga jaman keemasan jazz di era 1930-an, hingga Charlie Parker saxophonist jenius yang menyulut kehadiran bebop.

Pada era bebop mungkin semua orang masih tidak terlalu banyak berdebat tentang apa itu jazz, karena jazz masihlah dalam bentuk orisinilnya yang jelas karakteristiknya. Namun sejak ranting-ranting perkembangan musik mulai melebar, saat musisi jazz mengadopsi musik rock ke dalam karya jazznya, lalu masuklah musik latin, R&B, serta musik elektronik, jazz telah terpecah-belah berkeping-keping. Maka mulailah muncul perdebatan mana musik yang bisa disebut jazz, mana yang tidak. Memang jazz adalah bentuk kesenian yang hidup dan berkembang. Jazz tidaklah statis. Read more…

Categories: Jazz, Tulisan

Jamming di Inline Studio

January 18th, 2010 No comments

Hari Jum’at lalu saya berkesempatan untuk berkunjung ke Studio Inline milik Indra Lesmana yang terletak di Jakarta Selatan. Selain saya, ada juga di sana Barry Likumahuwa, Dewa Budjana dan Nikita Dompas.  Ketika hari semakin malam, kami mulai gatal sendiri melihat piano nganggur. Maka mulailah kami jamming iseng-iseng. Inilah cuplikannya.

Categories: Jazz, Video Orisinil

Sanitizer Microphone, Microphome: Wajib Bagi Vokalis

January 8th, 2010 2 comments

Microphone adalah instrument yang digunakan vokalis dalam berkarya sehari-hari, baik dalam studio rekaman, maupun di atas panggung. Bagi saya, sebuah microphone haruslah intim dengan vokalis, karena microphone memiliki pengaruh besar bagi performa vokalis, selain itu microphone yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri vokalis di atas panggung. Masalahnya, microphone yang memenuhi standar baik harganya cukup mahal dan tidak semua vokalis memilikinya. Selain itu juga walau memiliki microphone pribadi, sering kali vokalis dihadapkan pada situasi yang mengharuskan dia menggunakan mic yang disediakan di panggung. Nah, mic yang disediakan di panggung ini adalah mic sewaan yang tentunya kita tidak tahu sudah dipakai oleh siapa saja bukan?

Salah satu sumber penyakit tenggorokan vokalis adalah lewat kuman yang menempel di microphone, setelah dipakai puluhan orang, kotoran dan kuman akan menempel dan menumpuk di permukaan mic. Untuk “mencuci” sebuah mic diperlukan waktu dan teknik khusus, sehingga tidak mungkin dilakukan dengan cepat saat pertunjukan segera dimulai. Read more…

Categories: Info Musik

Kata-Kata Jujur Seorang Musisi Jazz

January 7th, 2010 4 comments

Yang akan anda baca berikut ini adalah beberapa tweet musisi/bassist jazz handal Indonesia Barry Likumahuwa. Isinya sangat berkesan bagi saya karena apa yang Barry tulis sering kali terlintas juga di pikiran saya. Tentang jazz di Indonesia, dan bagaimana berkarir di jazz adalah pilihan yang berat. Selamat membaca.

@BarryLikumahuwa
Banyak anggapan di Indonesia, Jazz itu musik org kaya atau kelas atas, I totally disagree.. Jazz kl di sejarah lahir dr tangisan budak2..

Indonesia menciptakan trend ky gt, sperti skrg dmn musik jazz seolah2 adalah ‘musik gaul’, bnyk org mendadak ngejazz, which is good!

At least org2 yg tdnya anti sm jazz, wants to check it out, just for the sake of being gaul. Tp pasti mrk tertarik utk mencari tau lebih dlm

Mereka yg tdnya cm tau Jamiroquai, mungkin mulai penasaran sm Roy Hargrove, pengen tau Joshua Redman, nyari2 album “Bitches Brew” Miles.. Read more…

Categories: Tulisan

Chord Chart Gitar

January 6th, 2010 4 comments

Berikut ini chord chart gitar untuk kord mayor, minor, dominant, dan half-diminished.

Read more…

Categories: Teori Musik

Bagaimana Cara Membaca Chord Chart Gitar

January 6th, 2010 6 comments

Artikel berikut ini diambil dari situs www.guitarchordsmagic.com dan digunakan dengan izin.

Topik yang akan dipelajari dalam tutorial ini:

-    guitar chord chart dan bagaimana membacanya
-    fingering chord

Jika anda ingin mempelajari bagaimana memainkan berbagai kord pada gitar, hal pertama yang bias anda lakukan adalah belajar bagaimana membaca chord chart gitar.

Sebuah guitar chord chart adalah sekumpulan diagram chord. Diagram chord adalah sebuah representasi visual dari sebuah kord gitar.

Berikut contohnya:

Berikut ini penjelasannya

Anda dapat melihat enam garis lurus vertical dan enam garis horizontal.

Garis vertical menunjukkan senar gitar. Garis paling kiri adalah senar paling tebal, senam 6 yaitu E rendah. Sedangkan yang paling kanan adalah senar yang paling tipis yaitu senar 1, E tinggi. Garis-garis di antaranya adalah A, D, G, dan B.

Garis horizontal dari bawah ke atas adalah fret gitar. Garis teratas adalah ujung neck, garis di bawahnya adalah fret 1, berikutnya 2, dst.

Titik-titik hitam pada diagram chord adalah penjarian.

Titik hitam artinya anda menaruh jari anda di situ (di antara dua fret) dan menekan senarnya. Chord chart di sini tidak menunjukkan jari yang mana untuk menekan senar yang mana, tetapi seringkali sudah cukup jelas menggunakan jari yang mana. Read more…

Categories: Teori Musik

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.