Notasi Musik I – Clef

Dalam musik modern tertulis, setiap nada diwakili oleh huruf, dan ada 7 huruf yang digunakan yaitu A, B, C, D, E, F, dan G. jika kita teruskan mengurut dari A ke G maka kita akan kembali ke A berikutnya misalnya A-B-C-D-E-F-G-A-B-C dst. Jarak antara A ke A lagi disebut oktaf (octave.)

Dikarenakan musik memiliki range yang luas dari tinggi hingga rendah, maka penulisannya tidak cukup hanya menggunakan satu jenis clef atau kunci, yaitu kunci G untuk range tengah ke atas (tinggi,) dan kunci F untuk range tengah ke bawah (rendah.)

Jika kebetulan ada piano akustik di dekat anda sekarang, kira-kira tuts yang tengah itu yang memisahkan penulisan di kunci G (tuts tengah ke kanan) dan kunci F (tuts tengah ke kiri) dan dengarkan perbedaan tinggi dan rendah nada pada range masing-masing clef. Sebetulnya ada satu lagi yaitu kunci C, tapi yang itu nanti dulu.

Penggunaan clef pada penulisan musik juga tergantung pada alat musik apa yang kita mainkan, misalnya untuk alat musik biola penulisannya menggunakan kunci G atau treble clef, sedangkan untuk double-bass penulisan menggunakan kungi F atau bass clef, kenapa? ya anda sudah menebak, karena tinggi atau rendahnya range nada alat musik tersebut. berikut beberapa contoh lainnya:

Treble Clef: alto saxophone, suara perempuan soprano, suara perempuan alto, trumpet, violin, gitar.
Bass Clef: bass, trombone, tuba, suara laki-laki bass, cello.
Keduanya: piano, harpa.

This entry was posted in Teori Musik and tagged , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Website Vokal Plus

  • Tweets

  • Advertisement

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.