Home > Tulisan, Vokal > Antara Ciri Khas Dan Teknik Vokal

Antara Ciri Khas Dan Teknik Vokal

945459_speakHal ini sering kali menjadi pertanyaan bagi para vokalis yang telah berkarir cukup lama dan memiliki kebiasaan tertentu dalam bernyanyi sebelum mulai belajar vokal. “Apakah seseorang bisa kehilangan ciri khas-nya setelah belajar vokal?” Seorang kenalan saya bahkan telah “menuduh” seorang vokalis yang setelah belajar vokal secara formal, kemampuannya bernyanyi malah menurun. Jawaban saya adalah, hal itu bisa saja terjadi. Namun jika ia belajar secara menyeluruh, saya jamin kemampuan bernyanyi seseorang tidak akan menurun setelah belajar vokal.

Yang banyak terjadi adalah, setelah beberapa pertemuan belajar vokal, mengetahui tentang kesehatan vokal, teknik yang benar, dsb. Seorang penyanyi yang telah memiliki kebiasaan tertentu secara natural akan berusaha melakukan beberapa penyesuaian. Tentu ia menginginkan vokalnya tetap prima dan meningkatkan kemampuannya dalam bernyanyi, jika tidak, dari awal mungkin ia tidak akan belajar. Nah, fase inilah yang biasanya memberikan kesan kemampuan seseorang menurun, atau seorang vokalis kehilangan ciri khas-nya. Dan fase ini pula biasanya seseorang yang belajar setengah-setengah akan berhenti belajar.
Bagi penyanyi rock, justru belajar vokal adalah keputusan yang baik. Belajar vokal TIDAK bertujuan “meluruskan” gaya rock seseorang, melainkan membekali rocker tersebut dengan pengetahuan tentang instrumen vokalnya. Sehingga vokalis tersebut tahu betul apa yang ia lakukan dan melakukannya dengan penuh kesadaran. Selain itu, berbagai latihan teknik vokal akan memperkuat instrumennya tersebut, memperkuat dan ultimately, melindungi.

Saya bukan dokter, bukan pula penyanyi yang sangat bagus, namun saya tahu benar akibat jangka panjangnya jika instrumen vokal kita yang ringkih ini diberi tekanan terus menerus. Vokalnya bisa mengalami cidera, bahkan kehilangan suaranya secara permanen. Bagi seorang penyanyi rock untuk bisa menjaga vokalnya sampai tua, ia harus belajar bagaimana melakukan pemanasan vokal, bagaimana melakukan senam vokal sehari-hari, bagaimana teknik pernafasan, postur, dll.

672610_jumpUntuk perbandingan, anda mungkin pernah mendengar yang namanya Parkour, yaitu seni kelincahan tubuh seperti Jackie Chan, yang memungkinkan seseorang untuk bisa melompat dari gedung ke gedung, mendarat dengan selamat dari ketinggian, dan memanjat tanpa bantuan apapun. Di balik semua itu, ada sesi latihan yang panjang dan keras, baik fisik dan mental. Seorang pelaku Parkour tidak akan melakukannya begitu saja kalau ingin selamat.

Saran saya adalah bagi siapa saja yang telah bernyanyi cukup lama dan ingin belajar vokal, lakukanlah, dan lakukanlah secara serius sekalian. Latih teknik pernafasan anda, postur, dan sebagainya sehingga anda bisa melakukan semua itu tanpa berpikir lagi. Berlatih dengan teknik di ruang latihan. Namun saat di panggung, lupakan semuanya dan menyanyilah seperti biasa. Saya yakin anda akan tetap memiliki ciri khas anda, hanya, anda akan melakukannya dengan lebih baik dan lebih sehat.

Categories: Tulisan, Vokal
  1. July 22nd, 2009 at 20:07 | #1

    great article bung aziz,

    sebetulnya sama kayak belajar gitar dan instrument musik lainnya ya. ketika seeorang belajar teknis, ada kecenderungan orang tsb meninggalkan kebiasaannya yang justru itu adalah karakternya.

    sangat disarankan untuk bermain musik sepenuh jiwa ya, then again, techniques is just a tools.

  2. Indra Aziz
    July 22nd, 2009 at 20:35 | #2

    trims bro komennya. Iya, gw rasa begitu lagipula musik adalah hal yang personal apalagi jika seseorang sudah menemukan gayanya. Teknik hanya faktor pendukung saja, dan seharusnya memberi benefit dan bukan sebaliknya.

  3. October 19th, 2009 at 21:11 | #3

    t0LoNg d0nk p0stiNg tekNik v0kaL yg beNaR unTuk meNjaNgkaU naDa tiNggi. . . . .

  4. fino
    May 8th, 2010 at 16:13 | #4

    gmna yacc cr ny supaya power vocal saya gk menurun klo hruss bawain bbrapa lagu

  5. October 20th, 2010 at 12:09 | #5

    Makasih bang Azis,,
    smua yang saya baca tentang beljar Vocal dgn baik.
    Bagi saya ini sngat membantu para vocal yg ingin meningkatkan kemampuan vokalnya ntermasuk itu saya.

    ini adalah pelajaran yang berharga untuk ku dan tntunya band yg sedang ku jalani sekarang.

    thank’s bang…

  6. February 9th, 2011 at 10:13 | #6

    hai maz indra..senang banget bisa baca artikel mas, sekaligus nyuri ilmu mas..he..he.. kenalin aku james. di jakarta. nyanyi itu bukan sekedar hobby, tapi juga salah satu caraku untuk dapet duit. he..he.. ( bukan ngamen mas )… jadi wedding singer. topik ni asik banget and real n pas banget dengan pengalaman aku. satu pertanyaan…
    disebut tipe apakah aku karena : setiap aku denger lagu glen fredly, aku bisa ngikut teknik n gaya bahkan falseto nya ku bisa miripin. pas nyanyi rio febrian / sammy kerispatih, juga bisa mirip improve and teknik mereka. and suara afgan juga bisa.mas ku bingung, karakter vokalku dimana. ( sekarang udah punya album dan isinya, teknik ku macam2 ). thanks Mas indra.

  7. February 9th, 2011 at 23:19 | #7

    Hi James, jika kamu bisa menirukan ciri mereka, artinya kamu punya bakat yg baik di musik. Tetapi saya sangat tidak menyarankan, sebagai penyanyi/musisi kamu terus2an melakukan hal itu. Apalagi di era seperti skrg, setiap seniman harus original dan punya jati diri. Cara saya melatih murid menghilangkan kebiasaan meniru, adalah dengan meminta mereka menyanyikan lagu yg belum pernah mereka dengar versi rekamannya. Sehingga ia harus menyanyikan dengan gaya sendiri. Jadikan penyanyi yg kamu suka sebagai referensi, tapi jgn dijiplak. Tapi jgn khawatir, setiap seniman melewati proses yg berbeda2 dalam menemukan ciri khas uniknya.

  1. No trackbacks yet.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.