Home > Vokal > Pernafasan: Diafragma – Paru

Pernafasan: Diafragma – Paru

Ketika Anda menghirup nafas, bayangkan Anda mengisi paru-paru Anda dengan udara dengan mengisi bagian dasar terlebih dulu lalu terus ke atas seperti Anda mengisi botol minuman Anda dengan air. Ketika pernafasan yang Anda lakukan benar, maka Anda akan merasakan bagian tekanan di perut bagian depan, samping, bahkan belakang, ini yang dikenal sebagai pernafasan 360 derajat atau lebih populer dengan istilah pernafasan diafragma, di mana otot diafragma berkontraksi maksimal seiring dengan pernafasan.

Untuk mengetahui hal ini, posisikan pegangan Anda di perut bagian samping tepat di bawah rusuk dengan keempat jari-jari di depan dan ibu jari di belakang dan tarik nafas, usahakan agar bukan hanya perut bagian depan saja yang mengembang tetapi bagian samping dan belakang juga ikut mengembang, gunakan imajinasi Anda dan rasakan perbedaannya.

Diafragma adalah otot besar yang terletak tepat di bawah tulang rusuk terakhir, yang menempel di tulang belakang, tulang rusuk dan tulang dada. Otot diafragma adalah otot utama yang digunakan saat menghirup nafas, ketika otot diafragma berkontraksi, ia bergerak ke bawah, yang menyebabkan tekanan udara di dalam paru-paru menurun dan menyebabkan masuknya udara. Pergerakan otot diafragma menyebabkan pergeseran pada organ perut menyebabkan perut mengembang. maka sebaiknya kita tidak menahan perut kita saat bernafas untuk memaksimalkan pernafasan kita saat bernyanyi.

Untuk menghembuskan udara, hanya dengan melemaskan otot diafragma pada saat paru-paru sudah terisi penuh sudah cukup untuk mendorong udara keluar, namun untuk dapat menyanyi dengan baik, hal ini saja tidaklah cukup. Seorang vokalis sebaiknya mampu mengontrol tekanan udara di paru-paru, seberapa banyak dan seberapa cepat udara keluar masuk, dan bisa mempertahankan konsistensinya dengan menggunakan otot diafragma, inilah yang disebut sebagai support.

Banyak penyanyi yang mengeluhkan diri mereka memiliki pernafasan yang dangkal. Hal ini disebabkan karena pada saat menghirup nafas, mereka tidak mengisi paru-paru mereka dari bagian dasar ke atas, melainkan langsung mengisinya di bagian atas, hal ini dapat terlihat ketika dada dan bahu kita naik pada saat menghirup nafas. Usahakan untuk memperhatikan dan menghindari hal ini.

Categories: Vokal
  1. December 24th, 2009 at 21:40 | #1

    gi mana sich cara kita melatih suara kita agar lebih mempunyai ciri khas dan karakter

  2. January 14th, 2010 at 11:24 | #2

    @chairul tawila
    ciri khas dan karakter adalah hasil pengalaman bertahun-tahun. rahasianya adalah mempelajari berbagai gaya musik hingga kita menemukan ciri kita sendiri.

  3. February 27th, 2010 at 12:50 | #3

    Thanks mas….
    saat ini aku belajar vokal..
    hehehe…
    pengen jadi vokalis+gitaris….
    Tapi kata orang-orang suaraku ga enak…
    bukan fals,…ga tau apa???
    GBu….

  4. yogie novrionandes
    April 2nd, 2010 at 13:25 | #4

    mkasih bgt ya mas…. ni benar2 bermanfaat bgt …,saya juga uah latihan diafragma,cuman bingung aja …. gimana sih ciri2 yang dapat kita rasakan kal prnafasan diafrgama yg kita lakuin itu udah bener??????

  5. April 2nd, 2010 at 13:45 | #5

    Sama-sama, trims udah baca. Cirinya adalah saat menghirup nafas, dada dan pundak tidak naik dan tetap di posisinya. Ciri berikutnya, saat menghirup nafas aktifitas paling banyak di area perut depan, samping, dan sedikit terasa di belakang.

  6. yogie novrionandes
    April 3rd, 2010 at 11:38 | #6

    kmaren aku latihan teknik diafragma ….abis latihan pinggang sama perut rsanya pegel ,brarti uda bener donk ya?? oya mas… kalo latihan teknik yg baik itu rutinnya gmana mas??

  7. April 3rd, 2010 at 11:50 | #7

    Mungkin pegal itu karena belum terbiasa. Tetapi aturan paling dasarnya kalau terasa tidak nyaman atau sakit jgn diteruskan. Tergantung durasi latihan, rutin latihan vokal yg baik adalah pemanasan 5-10 mnt, vokalisi 15-30 menit, repertoire 15 menit, pendinginan 5 menit.

  8. yogie novrionandes
    April 3rd, 2010 at 16:15 | #8

    oo gitu …oya aku mo nanya lagi ni mas,kalo nafs kita yg cepet abis itu ngatasinya gimana mas?? bisa dibilang kluarnya tu terlalu boros …privat sama mas indra tempatnya dimana mas?

  9. Tio
    June 1st, 2010 at 20:18 | #9

    test…

  10. Tio
    June 1st, 2010 at 20:20 | #10

    saya mau tanya, saya adalah pencinta teknik falsetto..,dan apakah pernafasan diafragma dapat mempengaruhi power suara falsetto?

    terimakasih

  11. Juliano
    June 3rd, 2010 at 07:54 | #11

    Oh y mas sya ingin nanya dong ; pendinginan stelah bernyanyi itu dilakukannya gmana y mas? Soalnya yg sy tahu itu pemanasan atw vocalizing . Oh y mas , , bedanya high falsetto dgn whistle register apa mas ? Yg sy tw falsetto itu more powerfull n lower than whistle. Dan nada TERTINGGI yg masih bisa disebut falsetto itu note keberapa? Dan nada TERENDAH yg bisa disebut whistle register itu note kberapa? ? …. N cara ngeluarin whistle gmana mas ? Atw cara melatih serta mengontrolnya? ?

  12. indra
    July 19th, 2010 at 18:46 | #12

    gimana cara nya mempunyai suara yg khas dan mempunyai nafas yg panjang

  13. arya
    October 8th, 2010 at 13:56 | #13

    salam kenal infonya bgs bgt

  14. March 24th, 2011 at 12:23 | #14

    Trimakasih mas…..ijin copas….reblog!

    rada sedikit ga mudeng sih…hohoooo!

  15. diliawan
    March 26th, 2011 at 09:45 | #15

    hebat sekali!!! ingin sharing dengan Anda!!

  16. radotdo
    April 28th, 2011 at 18:26 | #16

    terima kasih sekali, membuat saya semangat :D

  17. prabu vj6
    July 28th, 2011 at 08:48 | #17

    awesome.. trimakasih.. ini sangat membantu saya..

  1. No trackbacks yet.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.