Home > Tulisan > Shakespeare

Shakespeare

December 9th, 2008 Leave a comment Go to comments

William Shakespeare
Indra Aziz

Tempat Kelahiran Shakespeare

Tempat Kelahiran Shakespeare

William shakespeare lahir pada tahun 1564, diasumsikan dari catatan baptis di gereja ia lahir pada tanggal 23 April. Ayahnya adalah seorang anggota dewan kota yang makmur di kota Stratford-upon-Avon. Sedikit diketahui soal masa kecil Shakespeare, hanya diketahui bahwa waktu kecil  ia sekolah di Stratford grammar school dan tidak melanjutkan ke Oxford atau Cambridge. Catatan terakhir yang didapat adalah Shakespeare menikah dengan Anne Hathaway tahun 1582. Dari pernikahan itu mereka memiliki 3 orang anak, anak tertuanya Susanna dan si kembar Judith dan Hamnet.

Pada usia 25, ia sudah dikenal sebagai seorang aktor, penulis drama, dan penyair. Beberapa tahun kemudia bergabung dengan perkumpulan acting yang sukses di London “the lord chamberlain’s men” ketika pada tahun 1599 perkumpulan itu kehilangan theater mereka (the theater), mereka sudah mampu membangun theater mereka sendiri di Thames sebelah selatan London yang mereka beri nama “the globe”. Theater baru mereka memiliki motto “Totus mundus agit histrionem” (A whole world of players). Ketika James I naik ke tahta sebagai raja, perkumpulan mereka diangkat menjadi “the king’s men”.

Shakespeare dan kawan-kawannya terus menghibur raja selama 10 tahun sampai akhirnya pada tanggal 19 Juni 1613, theater mereka mengalami kecelakaan yang mengakibatkan terbakarnya gedung theater mereka, kecelakaan ini terjadi dalam sebuah pertunjukkan besar “Henry VIII” dimana mereka menggunakan meriam, hebatnya tidak ada korban yang meninggal dalam kecelakaan itu. Musim semi berikutnya, theater mereka sudah di renovasi, dan walau Shakespeare ikut membiayai renovasi tersebut, ia tidak meneruskan karirnya di atas panggung tetapi terus menulis dan berkarya hingga kematiannya tahun 1616 saat ia merayakan ulang tahunnya yang ke 52.

Karya Terkenal Shakespeare

Tragedy History Comedy Poetry
Antony and Cleopatra, Coriolanus, Hamlet, Julius Caesar, King Lear, Macbeth, Othello, Romeo and Juliet, Timon of Athens, Titus Andronicus King Henry IV Part 1, King Henry IV Part 2, King Henry V, King Henry VI Part 1, King Henry VI Part 2, King Henry VI Part 3, King Henry VIII, King John, Richard II, Richard III All's Well That Ends Well, As You Like It, Comedy of Errors, Cymbeline, Love's Labour's Lost, Measure for Measure, Merchant of Venice, Merry Wives of Windsor, Midsummer Night's Dream, Much Ado About Nothing, Pericles, Prince of Tyre, Taming of the Shrew, Tempest, Troilus and Cressida, Twelfth Night, Two Gentlemen of Verona, Winter's Tale A Lover's Complaint, Sonnets 1-30, Sonnets 121-154, Sonnets 31-60, Sonnets 61-90, Sonnets 91-120, The Passionate Pilgrim, The Phoenix and the Turtle, The Rape of Lucrece, Venus and Adonis

Salah Satu Karya, Macbeth
Ditulis pada tahun 1606 atau 1607, Macbeth adalah yang terakhir dari 4 tragedi terbesar Shakespeare. Yang lainnya adalah Hamlet, Othello, dan King Lear. Macbeth adalah cerita yang singkat tanpa sub-plot di dalamnya. Menurut para ahli, Macbeth adalah karya Shakespeare yang paling “gelap”. Dalam Macbeth, Shakespeare memasukkan unsur supranatural yang berkonspirasi melawan Macbeth.
Cerita dari Macbeth ini mengambil setting Skotlandia, tentang   konspirasi Macbeth dalam meraih kekuasaan di dalamnya termasuk pembunuhan raja Skotlandia, Duncan. Salah satu karakter terpenting dalam cerita ini adalah Lady Macbeth. Seperti suaminya, Lady Macbeth memiliki ambisi untuk kekuasaan yang akhirnya melibatkan dirinya ke dalam dunia sihir dan kegilaan. Sementara Macbeth menanggapi ramalan dari trio tukang sihir yang terkenal di dalam cerita, Lady Macbeth mengambil langkah lebih jauh lagi dan secara kiasan merubah dirinya sendiri menjadi sosok iblis.

Categories: Tulisan
  1. Agah
    December 19th, 2008 at 11:22 | #1

    Thanks for the article Bro.

    Sekedar informasi, sesungguhnya identitas Shakespeare sampai saat ini masih diperdebatkan. Banyak kalangan yang menilai bahwa William dari Stratford tidak memiliki latar belakang yang sesuai untuk bisa menulis karya-karya sehebat itu. Ada beberapa nama yang muncul yang diperkirakan adalah sang Shakespeare sesungguhnya, diantaranya Francis Bacon, Christopher Marlowe, dan Edward De Vere, Earl of Oxford.

    Dari ketiga nama tersebut, kalangan pendukung teori Edward De Vere sebagai Shakespeare sesungguhnya lah yang dipandang memiliki bukti-bukti, data, dan fakta yang paling kuat. Dari sekian banyak bukti pendukung, salah satunya adalah ternyata kisah hidup Edward De Vere memiliki banyak kemiripan dengan jalan cerita drama-drama Shakespeare seperti Macbeth dan Romeo & Juliet (to name but a few).

    Michael H. Hart, penulis buku kontroversial “100 most influential persons in history: a rank”, pada edisi pertama buku tersebut mencantumkan William dari Stratford sebagai Shakespeare. Namun setelah melakukan riset bertahun-tahun, ia berkesimpulan bahwa De Vere adalah Shakespeare sesungguhnya. Ia pun merevisi buku tersebut dan mencantumkan De Vere sebagai Shakespeare, bukan William dari Stratford.

    Bagi yang tertarik untuk mengaji hal ini lebih lanjut, dapat membaca buku di atas, dan juga “The Mysterious William Shakespeare: The Myth & the Reality”
    oleh Charlton Ogburn.

  2. December 19th, 2008 at 11:38 | #2

    Trims banyak Agah untuk reply-nya, very rich info!

  1. No trackbacks yet.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.